Sempat Terkendala Izin, Kereta Inspeksi KCJB Baru Dikirim ke Bandung Hari Ini

Rangkaian Kereta Inspeksi atau Comprehensive Inspection Train (CIT) untuk kebutuhan maintenance atau perawatan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sempat terkendala izin sebelum perjalanan menuju Depo Tegalluar, Kabupaten Bandung. Sehingga perjalanan rangkaian kereta inspeksi atau EMU-CIT ini baru dimulai pada Senin (12/9).

GM Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry, menyebutkan persyaratan termasuk perizinan untuk perjalanan rangkaian kereta inspeksi untuk proyek kereta cepat ini sudah selesai.

“Alhamdulillah perizinan ataupun persyaratan dan prosedur lainnya untuk pengiriman EMU-CIT ini sudah lengkap sehingga perjalanan menuju Depo Tegalluar bisa dilakukan hari ini,” ujar Rahadian kepada kumparan, Senin (12/9).

Rahadian mengatakan perizinan dan prosedur perjalanan sebenarnya sudah selesai pada pertengahan pekan lalu. Namun karena jadwal perjalanan yang diizinkan adalah Senin hingga Kamis, maka perjalanan rangkaian CIT menuju Depo Tegalluar ditunda dan baru dilakukan hari ini.

“Perjalanan dari Depo Cakung menuju Depo Tegalluar membutuhkan estimasi waktu sekitar dua hari. Jika perjalanan dimulai pada Kamis sementara perjalanan tidak bisa dilanjutkan di hari Jumat, hal itu cukup berisiko. Atas pertimbangan itu, perjalanan menuju Depo Tegalluar baru dimulai hari ini,” jelas Rahadian.

Unloading Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/9/2022). Foto: Zamachsyari/kumparan
Unloading Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/9/2022). Foto: Zamachsyari/kumparan

Rahadian mengungkapkan perjalanan menuju Depo Tegalluar akan dilakukan pada window hours pada pukul 22.00 WIB-05.00 WIB. Sehingga harapannya tidak mengganggu arus lalu lintas.

Jika tidak ada kendala, kata Rahadian, rangkaian kereta inspeksi atau EMU CIT akan tiba di Depo Tegalluar pada Selasa malam atau Rabu pagi. Setibanya di Depo Tegalluar, rangkaian kereta inspeksi akan dirangkai ulang setelah seluruh cars atau kereta lengkap.

“Pengiriman CIT akan kami lakukan bertahap namun dengan seefisien mungkin. Mengingat satu rangkaian kereta inspeksi ini terdiri dari 8 cars, sehingga membutuhkan waktu. Semoga segalanya lancar sehingga bisa sampai di Depo Tegalluar untuk dilakukan pemeriksaan dan tindakan lanjutan,” tutur Rahadian.

Infografik Kereta Cepat Jakarta Bandung. Foto: Tim Kreatif kumparan
Infografik Kereta Cepat Jakarta Bandung. Foto: Tim Kreatif kumparan

Indonesia Jadi yang Pertama Punya Kereta Cepat di ASEAN

Rangkaian kereta cepat atau train set untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/9). Kedatangan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara pertama di ASEAN yang punya kereta cepat.

Pengiriman yang tiba kali ini sebanyak dua train set. Kedua rangkaian kereta cepat produksi China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Sifang itu, dikirim dari Qingdao, Provinsi Shandong, pada Jumat (5/8).

Presiden Direktur PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menjelaskan dua rangkaian kereta cepat yang sudah tiba itu masing-masing satu train set kereta inspeksi dan satu rangkaian kereta api cepat KCIC 400AF untuk penumpang.

“Alhamdulillah, kedua trainset atau rangkaian kereta api cepat sudah tiba di Dermaga 200-2021 Pelabuhan Tanjung Priok Non Peti Kemas,” ujar Dwiyana, Jumat (2/9).

Selanjutnya, lanjut dia, kedua train set tersebut akan dibawa ke Tegalluar untuk proses perangkaian ulang. Stasiun Tegalluar merupakan depo KCJB.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan menjalani uji dinamis di gelaran G-20 pada November mendatang. Rencananya Presiden RI, Joko Widodo dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping akan melakukan kunjungan kerja melihat progress pekerjaan sekaligus mencoba Kereta Inspeksi (EMU – CIT) dari DK 127 menuju Stasiun Tegalluar.

Saat ini PT KCIC selaku penggarap proyek KCJB bersama konsorsium kontraktor terus melakukan berbagai percepatan pembangunan dan mempersiapkan kebutuhan jelang uji dinamis tersebut, serta operasional di tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *