Wei Fan alias PW Afandy Bersyukur dan Adakan Tasyakuran Atas Berdirinya Api Jawa Timur

Mkoran, Surabaya – PW Afandi atau lebih sering disebut Om Wei Fan adalah salah satu tokoh besar dunia tinju Indonesia Khususnya di Jawa Timur. Pada Kamis, 9 Maret 2023 mengadakan tasyakuran atas Deklarasi Asosiasi Petinju Indonesia (API) Jawa Timur yang mana deklarasi telah dilakukan di restoran Kaizen pada tanggal 4 Maret 2023. Acara tasyakuran berlangsung di Sekretariat API Jatim, Jalan Seruni Nomor 55.
Hadir dalam acara tersebut Drs H Syarifuddin Nahar selaku Ketua Umum API Indonesia, dalam sambutannya merasa sangat bersyukur dengan adanya support secara penuh oleh Bapak Wei Fan serta Bapak George beserta seluruh susunan pengurus DPW Jawa timur. Karena bangga serta terharu atas dukungan Bapak Wei Fan, Arif panggilan Drs Syarifuddin tersebut sampai terbata bata dan terharu dalam sambutan tersebut.


Dalam sambutan Bapak George selaku Pembina DPW API Jawa Timur, menyatakan bahwa API harus bisa secara professional berdiri sendiri, mampu secara profeional mengurus organisasinya, dan harus dicari celah celah pekerjaan untuk menghidupi organisasi ini, demikian kata Mantan Gubernur LSM LiRA Jawa Timur ini dengan tenang.
“Kita sangat patut bersyukur atas terlaksananya Deklarasi Api Jatim. Tasyakuran diselenggarakan langsung oleh Pembina API Jatim, yaitu Bapak Wei Fan, dan kita berjanji akan memutar organisasi ini sebaik mungkin serta berbuat professional, demikian kata Nouke.


Dalam acara acara tersebut yang dikemas dengan makan siang, dihadiri Komandan Garnisun Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ili Dasili, S.E. dan para legenda tinju Surabaya. Ada Kai Siong (juara Indonesia kelas ringan dan kelas welter), southpaw Yani Malhendo (juara tiga kelas), Roy Mukhlis (mantan juara PABA), Budi Sarwono (wasit/hakim KTI Jawa Timur), Dominggus Siwalette (mantan juara IBF Intercontinental), Taji Atmojo (mantan juara Indonesia), serta pengurus pusat dan beberapa jajaran.

Untuk rencana jangka pendek API akan mengadakan Sosialisasi Tinju di Taman bungkul ketika Car Free Day, akan ada shadow boxing, senam, dan Punching Pat untuk umum. Disitu masyarakat diajarkan bagaimana cara – cara bertinju yang benar. Hal ini bisa diikuti masyarakat Kota Surabaya dengan gratis.
Dalam waktu dekat kami akan menghadap Bapak Walikota Surabaya untuk meminta ijin atas inisiatif kami agar bisa terlaksana, sebagai bukti bahwa kita turut serta untuk menyehatkan masyarakat Surabaya, demikian tuturnya. (rief)
