Bank Jatim Kota Malang Diduga Abai Terhadap Layanan Nasabah VIA Anjungan Tunai Mandiri  (ATM)

Malang 12/24 – Saat ini pemerintah sedang menggiatkan tentang Layanan Publik, dimana layanan ini adalah Layanan Dasar yang harus ada. Dimana sekumpulan masyarakat terbentuk, ketika seseorang atau sekelompok orang terbentuk karena aktivitas sebuah bank maka disitulah ada Layanan publik yang harus dipenuhi oleh Bank tersebut. Penyediaan nominal Rupiah menjadi kebutuhan yang harus disediakan di dalam sebuah Anjungan Tunai Mandiri (ATM).    

Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) merupakan Bank milik Pemerintah Jawa Timur. Dimana ATM Bank Jatim banyak tersebar disudut sudut Kota Malang (meskipun masih kalah dengan beberapa Bank besar di Kota Malang) Strategi Bank Jatim untuk bergabung dengan ATM bersama menjadi langkah yang cukup tepat.  

Saat ini Bank Jatim Kota Malang menyediakan beberapa ATM, namun kebanyakan menyediakan uang pecahan 100 Ribu, ada pecahan 50 ribu tetapi hanya di kantor pusat saja, itupun tidak secara khusus , tetapi disediakan secara tercampur.

Ketika MKORAN mewawancarai Ananda salah seorang nasabah Bank jatim yang bekerja di salah satu SMP Negeri kota malang, yang bersangkutan mengatakan bahwa dengan tidak adanya recehan 50 ribu tentu sangat menyulitkan, karena tabungan saya tidak terlalu besar, Kalau diberi 100 ribuan, cepet habis om begitu katanya. Begitu juga dengan Hasan juga merupakan nasabah bank Jatim, saya sering mencari nominal 50 ribuan lewat bank lain yang bermitra dengan bank Jatim.

Ketika hal ini juga dimintakan komentarnya kepada Fira seorang Wartawan senior kota malang yang bersangkutan mengatakan, bahwa soal 100 ribuan atau 50 ribuan itu tidak masalah. Sebab saat ini kita sedang membicarakan tentang pelayanan publik yang harus disediakan oleh bank Jatim dan itu wajib bagi bank Jatim karena bank ini adalah bank pemerintah daerah. Selain itu juga nasabah bank Jatim beraneka ragam, mulai dari kelas bawah hingga kelas atas. “Jadi mutlak recehan 50 ribuan harus disediakan di ATM Bang Jatim” tambahnya.

Asri, Wakil Kepala Bank Jatim bagian operasional mengatakan bahwa Bank Jatim mepunyai ATM recehan 50.000 di Kantor pusat malang.

“Itu ada 2 ATM yang masih bisa tarik tunai pecahan 50 ribuan. Selain itu, saat ini nasabah bisa membayar transaksi melalui aplikasi bila dibutuhkan” katanya.

“Disamping itu nasabah bisa mengambil di ATM rekanan Bank Jatim” tambahnya. (reef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *